Arung Jeram atau Rafting merupakan salah satu olahraga air yang tergolong sebagai salah satu olahraga ekstrim. Olahraga arung jeram tidak hanya membutuhkan kekuatan fisik yang mumpuni, namun skill atau kemampuan dalam mengendalikan laju perahu karet yang digunakan juga penting guna melewati berbagai rintangan dalam mengarungi derasnya jeram sungai yang terkadang tidak dapat kita prediksi. Selain itu, resiko dalam olahraga ini juga cukup besar, mulai dari sekedar lecet, hingga patah tulang akibat terjatuh kedalam sungai, bahkan dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, diperlukan peralatan keselamatan yang memadai dalam olahraga ini, seperti helm, pelampung, tali tambang, dan perahu karet yang cukup aman untuk digunakan mengarung. 
Dewasa ini, olahraga arung jeram sudah banyak dikembangkan untuk tujuan wisata petualangan. Berbagai paket wisata yang ditawarkan, mulai dari seberapa jauh trip mengarungnya, hingga penawaran paket fasilitas lainnya. Salah satu contoh penawaran paket arung jeram seperti di daerah Banjarnegara, tepatnya di Sungai Serayu. Paket wisata yang ditawarkan untuk umum dengan pilihan harga dan jarak tempuh mengarungnya sepanjang Sungai Serayu. Tidak perlu khawatir untuk mencoba karena seluruh paket wisata yang ditawarkan sudah meliputi sewa peralatan mengarung yang safety, pemandu arung jeram, dan tim rescue yang mengiringi selama perjalanan jika terjadi suatu kecelakaan.
Tertarik untuk mencoba ?? :)

Olahraga memancing merupakan salah satu jenis olahraga yang banyak diminati oleh warga Indonesia, bahkan dunia. Olahraga memancing bisa dibilang sebagai olahraga yang cukup santai dan tidak ribet untuk kalangan pemula. Namun, jika digeluti dengan serius olahraga ini juga dapat memberikan tantangan dan pengalaman yang menyenangkan sekaligus menegangkan. Salah satu contohnya ketika kita mencoba memancing ditempat-tempat yang berbeda, baik di air tawar maupun air asin, air tenang maupun air berarus kuat, memberikan pengalaman yang berbeda. Dengan berbagai teknik, umpan, kail, dan jenis pancingan, hasil atau ikan yang didapatkan juga beragam, dari ukuran kecil hingga besar bahkan raksasa, atau juga tidak dapat apa-apa alias ikannya kabur. Hehe... :D
Salah satu alternatif tempat memancing adalah di waduk atau danau. Di daerah Kuningan, Jawa Barat, terdapat salah satu waduk tempat memancing yang sering digunakan oleh warga sekitar, yaitu Waduk Darma. Waduk ini dapat dikatakan cukup luas yaitu sekitar ± 425 ha, dengan dikelilingi oleh bukit dan lembah sehingga memberikan udara yang sejuk. Daerah yang terbilang masih asri dengan rimbunnya pepohonan, membuat suasana memancing dipinggir Waduk Darma menjadi cukup nyaman karena kita tidak perlu kepanasan sambil menunggu umpan yang dimakan ikan. Ukuran ikan yang ada di waduk inipun beragam, sehingga memberikan tantangan tersendiri ketika mendapat ikan yang berukuran besar ataupun kecil.
Tertarik untuk mencoba ?? Datang saja langsung ke Waduk Darma di Kuningan, Jawa Barat, dan rasakan sensasi memancing langsung disana.. !!


Siapa yang tidak pernah mendengar mengenai Legenda Masyarakat tentang Cerita Sang Kuriang dan Dayang Sumbi ?? Legenda Masyarakat ini sudah cukup lama dikenal oleh masyarakat sejak abad ke 15 – 16 M. Legenda yang bercerita mengenai Sang Kuriang yang hendak meminang pujaan hatinya, Dayang Sumbi, yang tak lain adalah ibunya sendiri. Cerita berlanjut dengan pemberian syarat oleh Dayang Sumbi agar dibuatkan sebuah perahu yang besar dalam waktu satu malam oleh Sang Kuriang untuk dapat meminang Dayang Sumbi. Namun apa daya karena fajar yang sudah mulai menyingsing, menggagalkan usaha Sang Kuriang dan membuat marah serta kesal. Sang Kuriang yang kesal, kemudian menendang perahu yang hampir jadi hingga terbalik, dan terbentuklah Gunung Tangkubanparahu.
Gunung Tangkubanparahu tidak hanya menyimpan cerita legenda masyarakat saja. Jika melihat dari proses terbentuknya gunung ini secara geologi, gunung ini telah mengalami beberapa kali proses pembentukannya hingga menjadi Gunung Tangkubanparahu yang saat ini dapat kita lihat. Dahulu kala, di tempat Gunung Tangkubanparahu berdiri saat ini, terdapat sebuah Gunung api raksasa, sebut saja Gunung Jayagiri. Gunung ini kemudian meledak dahsyat hingga membentuk kaldera, kawah yang sangat luas. Kemudian terbentuk gunung baru di sisi kaldera Jayagiri ini, yaitu Gunung Sunda. Letusan maha dahsyat Gunung Sunda mengambrukkan gunung ini membentuk kaldera. Dari kaldera Gunung Sunda inilah terbentuk Gunung Tangkubanparahu hingga saat ini.
Selain mempunyai sejarah pembentukannya yang panjang, kompleks Gunung Sunda dan Gunung Tangkubanparahu mempunyai daya pikat dan pesona bentang alam yang luar biasa. Daerah ini sudah sejak lama dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata bagi masyarakat Jawa Barat, khususnya daerah Bandung. Kini, Gunung Tangkubanparahu merupakan salah satu alternatif wisata alam, namun kita juga dapat belajar banyak mengenai proses alam (khususnya geologi) mengenai pembentukan Gunung Tangkubanparahu. Sebagai tempat wisata, Gunung Tangkubanparahu menawarkan pengalaman berwisata yang berbeda, dengan bau khas belerang dari kawah gunung, dan dinginnya udara di sekitar gunung ini. Selain itu, terdapat banyak kios souvenir yang menawarkan keanekaragaman barang kerajinan yang dibuat oleh masyarakat sekitar. Terlepas dari cerita masyarakat maupun proses panjang pembentukannya, Gunung Tangkubanparahu patut untuk dijadikan salah satu tujuan wisata keluarga bagi Anda dan keluarga maupun teman-teman.


(Disadur dari Artikel “Danau Bandung Purba, kedahsyatan cinta Sang Kuriang dan letusan Gunung Sunda” oleh T. Bachtiar, dalam GEOMAGZ Vol. 1, No. 1)
Starting new blog